February 2012
11 posts
Oleh-oleh (1)
Sesuai permintaan banyak pihak, maka saya membawa oleh-oleh jalan-jalan saya dari Kuala Lumpur (KL) kemarin :P
Saya tiba di ibukota Malaysia ini hari Jumat malam, kurang lebih pukul 11 malam waktu Malaysia (Indonesia dan Malaysia berbeda waktu satu jam). Saya pergi ke KL bersama 4 orang teman saya. Tiga orang diantaranya berangkat bersama dari Palembang yaitu Adit (adhityanagara.tumblr.com),...
Surat Untuk Calon Imam →
Hai, calon imam ku. Sedang apa kamu?
Di sini calon makmum mu sedang mengerjakan beberapa tugas kuliah sembari membuka laman pribadi. Barangkali kamu juga tak jauh beda denganku. Tak bisa fokus, menyelesaikan satu pekerjaan lebih dahulu. Calon Imam ku, malam ini lagi-lagi aku menunda sholat Isya tepat waktu. Kubentengi diri dengan pengecualian, nanti-masih sibuk-belum makan-ditunggu mama untuk...
Mencintai itu cukup sepenuh hati, jangan sepenuh jiwa. Biar pas dia pergi kamu...
– Ismi Laila Wisudana
Mendingan yang Mana?
Saya: Eh, aku diajak nonton sama A nih
Teman A: Trus?
Saya: Aku belum pernah nonton berdua doang sama cowok. Lebih tepatnya belum pernah mau -_-'
Teman A: Pernah pacaran kan, Clar?
Saya: pernah.
Teman A: Masa aku yang gak pernah pacaran aja pernah nonton berdua sama cewek, kamu yang udah pacaran belum pernah nonton berdua?
Saya: indikator macam apa itu -_-'
January 2012
35 posts
kalau kamu ingin bahagia, bahagiakanlah orang lain. Jika kamu ingin kaya,...
– Sudjiwo Tedjo
Sibuk
Via sms
Saya: Mah, ntar yang bayar uang SPP mbak aja di sini(Palembang). Biar mama gak repot dari sana (Jakarta)
Mama: Mbak waktunya bisa ndak? Dah beli tiket pulang blm nduk?
Membaca balasan sms mama itu rasanya ya saya merembes. Entahlah, saya merasa kalau saya mungkin kelihatannya sangat sibuk, sampai-sampai Mama masih yang mau mengurus bayar SPP yang printil-printil seperti itu. Padahal saya yakin sekali, mama papa lebih sibuk dari saya..
Saya balas lagi sms mama
Saya: Insya Allah Jumat habis pleno mbak bisa mah. Mbak udah beli tiket. Uangnya ntaran aja digantinya, masih ada uang gaji :)
Mama: Tar kalo sdh sempet dikirim ya. Mama bobo dulu ya. Sun sayang buat kalian berdua. Muah
Saya: Sun sayang juga buat semua. Mba kangen. Muah.
Sms di atas diakhiri dengan saya yang tau-tau sudah gambreng, mewek kemana-mana (T______T)
Cinta itu baik, saling mencinta itu dua yang saling memperbaiki. Bukan yang satu...
Wanita itu kayak buku sebenernya. Kalau cuma dilihat covernya, ya cuma itu yang...
…aku cinta kakimu karena hanya langkahnya melintasi bumi, menembus angin,...
– Pablo Neruda, Kakimu (diterjemahkan dari puisi Your Feet)
Hidup hanya sekali. Jangan menua tanpa arti.
– Ridwan Kamil
Jangan sepelekan tulisan dan dunia maya, dua hal tersebut bisa menjadi sebab...
– @teenlovefeel
Kamu bilang sedang menunggu hidayah untuk berbuat baik? Hidayah Tuhan itu ada di...
– Nasihat seorang teman
Insomnia
Beberapa hari belakangan ini, saya mengalami keadaan sulit tidur. Saya merasa agak sulit tidur malamnya kalau tidur siang. Atau mau ujian, saya biasanya sulit tidur juga. Saya pikir itu fisiologis. Tapi yang ini sangat bukan saya! Saya itu pelor. Nempel langsung molor. Sangat merakyat, dimana saja bisa tidur. Lah ini, saya nyatakan saya tidak sedang memiliki beban pikiran berat atau yang...
Wanita dan pria, keduanya berperasaan, hanya tidak selalu sepemikiran.
– Zarry Hendrik
Korban Ayu Ting Ting
Sedang diskusi PBL (Problem Based Learning) dengan kelompok tutorial mengenai kasus Gangguan Perkembangan Pervasif: Autis.
Moderator: Eh, di kasus ini, ibu pasien mengeluh kalau anaknya selalu bergerak ke sana ke mari berulang-ulang. Apa interpretasinya? Ada yang mau menjelaskan?
Teman R: Yaaa pasti karena dikasih alamat palsu lah
(untung dosen tutorialnya baik -_-' )
December 2011
25 posts
Salah Muka Siapa?
Pada suatu malam yang sangat random, saya dan tiga orang teman saya, tanpa perencanaan, tiba-tiba saja merencanakan beli durian. Sesampainya di pusat beli durian di Palembang, teman N lah yang kebagian mencicipi kelayakan sebuah durian untuk kami eksekusi atau tidak.
Mamang Durian1 (MD1): Nah, coba cicip yang ini, Dek. Yang ini manis!
Teman N: Mana? Gak manis ah yang ini.
MD1: Manis kok, Dek!
Teman N: Mamang tuh jangan sambil liat muka aku makannya.Apa aja jadi terasa manis kan
MD2: Salah, adek tuh yang makan jangan liatin muka mamang duren ini (nunjuk MD1), yang manis semuanya juga jadi sepet.
Kami: *ngakak*
Apa yang kamu pelajari sekarang, berkontribusi untuk kepribadianmu di masa yang...
– dr. Diyaz Syauki Ikhsan